Plaza Blok M, Lantai 5, Jakarta Selatan(021) 7209373[email protected]10.00-20.00

#BeSurvivalInKorea 06-10 November 2014 AT GWANGHWAMUN!

Post 73 of 152

안녕하세요,

Postingan kali ini Namsan Course akan menceritakan pengalaman kami menjelajah Gwanghwamun di program #BeSurvivalInKorea 06-10 November 2014 lalu, bersama 17 peserta lainnya! Melirik Gwanghwamun, jadi teringat lagunya Kyuhyun Super Junior – At Gwanghwamun nih!

Nah, sejarahnya Gwanghwamun sendiri nih dibangun pada tahun 1395 untuk menandai berdirinya Dinasti Joseon. Pada masa Invasi Jepang tahun 1592, gerbang ini mengalami kehancuran parah. Raja Gojong kembali memerintahkan pembangunannya pada tahun 1867 bersamaan dengan pendirian kembali bagian-bagian istana. Gwanghwamun berdiri tegak sampai tahun 1926, ketika pada masa Penjajahan Jepang, gerbang ini dipindahkan ke lokasi yang sekarang di Museum Nasional Rakyat Korea sebagai gerbang Bangunan Pemerintahan Jenderal Jepang yang luas. Setelah kemerdekaan dari Jepang dan Perang Korea, Gwanghwamun mengalami kerusakan parah. Barulah pada tahun 1963 almarhum presiden Park Chung-hee memerintahkan pembangunan dan perbaikan. Papan nama Gwanghwamun dilukis sendiri oleh Park Chung-hee dan berdiri tegak sampai akhir 2006.Gwanghwamun mengalami renovasi, yang dimulai pada bulan Desember 2006. Bangunannya dibongkar dan dipindahkan lagi di lokasi aslinya yang berjarak 14,5 meter ke arah selatan, yakni sebagai gerbang utama Istana Gyeongbok. Renoasi ini dilakukan karena renovasi yang dilakukan tahun 1963 dilakukan di depan Bangunan Pemerintahan Jenderal Jepang yang telah dimusnahkan pemerintahan Korea Selatan pada tahun 1996. Tujuan dari renovasi ini adalah untuk menyelesaikan tugas penghapusan jejak-jejak penjajahan Jepang di Korea. Renovasi Gwanghwamun dijadwalkan selesai dibongkar bulan Mei 2007 dan benar-benar selesai dibangun pada tahun 2009 dengan tambahan taman dan plaza bagi masyarakat dan wisatawan.

gwanghwamun1

 

Gwanghwamun Square ini dibangun mulai tanggal 27 Mei 2008, dan dibuka untuk umum pada tanggal 1 Agustus 2009. Wisatawan yang datang juga dapat melihat Istana Gyeongbokgung, Gunung Bungkasan, atau mampir ke gedung Kyobo (toko buku terbesar di Korea Selatan). Saat berkunjung ke Gwanghwamun Square, Patung Laksamana Yi Sun-Shin dan Air Mancur 12.23 akan menyambut pengunjung dengan gagahnya.

Jika berjalan ke arah utara tepat di belakang patung Laksamana Yi Sun Shin terdapat patung Raja Sejong yang sangat berwibawa.
Di depan patung ini juga ditempatkan replika ragam penemuan pada masa pemerintahan Raja Sejong, seperti Angbuilgu (sejenis jam matahari), dan Chugugi (alat untuk mengukur curah hujan). Di bagian bawah tanah tepat di bawah patung Raja Sejong terdapat Sejong Story Exhibition Hall, disini terdapat semua informasi tentang Raja Sejong.
Di bagian Barat dan Timur Gwanghwamun Square terdapat Yeoksamul-il, simbol sejarah dan masa depan. Adalah lempengan batu yang berukirkan peristiwa-peristiwa penting di Korea, mulai dari Dinasti Jeseon sampai tahun 2008. Batu di bagian Barat dibiarkan kosong sehingga dapat diukir untuk peristiwa penting di masa yang akan datang.
Jika di bawah patung Raja Sejong terdapat Sejong Story Exhibition Hall, maka tepat di bawah patung Laksamana Yi Sun Shin di area bawah tanah, akan terlihat galeri Haechi Madang. Haechi adalah simbol yang menjaga kota Seoul, diambil dari hewan mitos perpaduan antara Unicorn dan Singa. Haechi dipercaya menjaga kota Seoul dari kekuatan roh jahat. Ruang perawatan, ruang informasi, dan toilet juga tersedia di area yang juga berhubungan dengan Gwanghwamun Station (dilalui subway jalur lima) tersebut.
Selain itu, Gwanghwamun masih memiliki banyak pesona lain yang bisa kamu nikmati. Berjalanlah ke arah Utara, setelah patung raja Sejong terdapat enam tiang sebagai tanda pusat area Gwanghwamun. Di sebelahnya terdapat taman bunga yang memiliki motif khas Korea.
Gwanghwamun Square juga menjadi tempat yang strategis untuk pengadaan event, seperti saat kami dan peserta #BeSurvivalInKorea 06-10 November 2014 ini mengunjungi Gwanghwamun Square. Di depan patung Raja Sejong sedang ada pameran Korea Landscape Architecture Expo disana!
gwanghwamun

Mau ikutan program #BeSurvivalInKorea2015 02-08 APRIL? Sedikit bocoran itinerary program ini: Gyeongbokgung – Bukchon Hanok Village – berfoto di depan Patung Raja Sejong – Gwanghwamun Square – Chonggyecheon Stream – Itaewon – Namsangol Hanok Village – N Seoul Tower – Myeongdong – Seoul Forest – Yeouido Park – kantor agensi SM Entertainment – JYP Entertainment – Cube Entertainment – Bucheon Botanical Garden – Banpo Bridge – Nami Island – Petite France – The Garden of Morning Calm. Segera cek

This article was written by namsankoreancourse

Menu
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.