Plaza Blok M, Lantai 5, Jakarta Selatan(021) 7209373[email protected]10.00-20.00

Gwangju, Kota Penuh Rasa Yang Wajib di Kunjungi Pecinta Wisata Kuliner!

Post 53 of 152

 

Terletak di sebelah barat daya Korea, Gwangju dikenal sebagai kota yang dikemas dengan berbagai rasa, yang mewakili tradisi lama makanan Korea. Kota ini menawarkan berbagai hidangan, menggunakan hasil panen dari Honam Dataran, makanan laut dari pantai terdekat dan berbagai sayuran. Berkat penggunaan beragam ini bahan, restoran di Gwangju umumnya menyediakan lebih banyak lauk daripada di daerah lain. Pada artikel ini kita akan fokus pada beberapa hidangan lokal Gwangju, termasuk bori-bap (nasi barley) yang disajikan dengan berbagai sayuran, Tteok-Kalbi yang terkenal, dan terakhir yang tidak kalah adalah, makanan yang digoreng dan dibungkus dengan daun selada.

 

Gang Bori-bap Gunung Mudeungsan

Disebelah Gwangju Shin Yang Park Hotel adalah Lorong Bori-bap (nasi barley) Gunung Mudeungsan, yang penuh dengan restoran yang menyajikan bori-bap terbaik di Korea. Di masa lalu, bori-bap dimakan pada saat kesulitan uang, tapi hari ini bori-bap adalah hidangan favorit bagi mereka yang ingin makan sehat.

Restoran di daerah ini umumnya melayani dua jenis hidangan bori-bap: satu hanya menggunakan beras barley dan lainnya menggunakan setengah barley beras dan nasi putih setengah. Bori-bap biasa dihidangkan dengan sekitar sepuluh lauk, sup doenjang (pasta kedelai) dan berbagai sayuran musiman. Pastikan untuk mencampur sayuran, lauk, minyak wijen dan saus gochu-jang (pasta cabai merah) dengan bori-bap untuk rasa terbaik. Kisaran harga sekitar 6.000 won sampai 8.000 won per porsi.

Info:

Alamat: 81, Jisan 2-dong, Dong-gu, Gwangju

Transportasi dengan bus:

Dari Terminal Bus Gwangju (U-Square), berjalan sekitar 15 menit untuk sampai ke Nongseong Station (Gwangju Subway Jalur 1).

Naik kereta bawah tanah dan turun di  Stasiun Geumnamno 5-ga (Gwangju Subway Jalur 1), Exit 3.

Naik bus no. 81 (Duam bus) dan turun di Halte Bus Jisan Recreational Park (total waktu perjalanan: sekitar  50 menit).

1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin)

 

Gang Tteok-galbi Songjeong

Tteok-Kalbi adalah makanan lokal terkenal di Gwangju yang terbuat dari daging yang campur dengan pir, plum hijau, bawang, dan tanaman obat. Setelah satu hari di lemari es kemudian dimasak di atas arang dan diolesi dengan bumbu khusus.

Ketika Anda memesan Tteok-Kalbi dari restoran di Songjeong Tteok-Kalbi Alley, hidangan utama biasanya disertai dengan sup kaldu tulang daging babi (tidak halal) dengan rumput laut, lobak, bawang hijau dan banyak lagi. Kisaran harga Tteok-Kalbi 15,000 won per orang, dan ada sekitar 14 restoran Tteok-Kalbi di gang ini.

Info:

Alamat: 830-6, Songjeong 2-dong, Gwangsan-gu, Gwangju (sekitar Stasiun Gwangju-Songjeong)

Transportasi dengan bus:

Dari Terminal Bus Gwangju (U-Square), berjalan sekitar 15 menit untuk sampai ke Nongseong Station (Gwangju Subway Jalur 1).

Naik kereta bawah tanah dan turun di  Stasiun Gwangju-Songjeong (Gwangju Subway Jalur 1), Exit 1 (8 stasiun lagi, total waktu perjalanan: sekitar 40 minutes).

1330 Korea Travel Hotline: +82-2-1330 (Bahasa Korea, Inggris, Jepang, Mandarin)

 

Makanan yang digoreng dan dibungkus Selada

Makan makanan yang digoreng dengan selada telah dimulai di Gwangju sejak 1970-an. Setelah itu, hidangan ini menjadi favorit dikalangan siswa yang mencari snack.

Beberapa hidangan goreng yang paling disukai untuk dibungkus dalam selada segar adalah cumi-cumi, mandu (pangsit) dan ubi jalar, dan lain-lain. Makanan goreng ini terasa lebih baik bila dicampur dengan bawang dan Cheongnyang paprika merah yang direndam dalam kecap. Hidangan ini disajikan bersama dengan kaldu kue ikan dan acar lobak. Harganya sangat terjangkau hanya sekitar 3000 won per orang. Lokasi utama untuk mencicipi hidangan ini adalah di Chungjangno Street.

 

Cheongwon Momil, Restoran Paling Terkenal di Gwangju

Terletak di Jalan Chungjang-ro di Gwangju, Cheongwon Momil telah menjadi restoran utama di Gwangju sejak dibuka tahun 1960. Dua gaya momil (mie soba) yang paling populer disajikan di restoran ini adalah momil dalam kaldu hangat dan momil kering yang disajikan dengan saus celupan untuk mie. Restoran hanya menyediakan dua lauk, Ggakdugi (kimchi lobak potong dadu) dan acar lobak dengan rasa yang menyatu dengan momil.

Sehubungan dengan rasa dan penyajian sesuai tradisi, Cheongwon Momil telah direkomendasikan oleh Michelin Guide, jadi pastikan untuk mampir dan mencicipi momil terbaik di Korea.

(source: KTO Jakarta)

Siapa bilang ke Korea itu mahal? Butuh menabung bertahun-tahun? Ikutan Be Survival In Korea with Namsan Course, low cost tapi banyak banget manfaatnya! Dengan program Be Survival In Korea with Namsan Course, kami ingin mewujudkan mimpi Chingudeul yg sudah lama ingin ke Korea. Let’s join us!!!

Tertarik ikut program #BeSurvivalInKorea2015? Telusuri disini 🙂

This article was written by namsankoreancourse

Menu
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.