Plaza Blok M, Lantai 5, Jakarta Selatan(021) 7209373[email protected]10.00-20.00

Profil Pengajar

Post 22 of 208

Nurul Istiqomah (누룰 선생님)
Pengajar Namsan Course yang berperawakan mungil ini pernah mengikuti Daegu International Youth Camp tahun 2017. Di samping menyukai bahasanya, Ssaem Nurul juga tertarik untuk mempelajari budaya Korea dan cukup aktif dalam berbagai festival Korea yang diadakan di kampus. Peraih beasiswa KEB Hana melalui Hana Nanum Foundation tahun 2016 ini menghandle kelas privat dan reguler di Namsan Course baik untuk jadwal weekdays maupun weekend.

Wara Amalia Ayu Wilujeng (와라 선생님)
 Pernah belajar bahasa Korea di Kongju National University dan merupakan lulusan sastra Korea Universitas Gajah Mada. Selain menguasai bahasa Korea, Ssaem Wara juga bisa berbahasa Mandarin meskipun pasif. Pengalamannya pernah bekerja di salah satu perusahaan Korea, yaitu Lotte Members Indonesia, sebagai interpreter dan marketing associate, memberikan banyak sekali kesempatan untuk berinteraksi dengan orang Korea serta lebih mengasah kemampuan bahasa Koreanya. Selain itu, Ssaem Wara juga pernah menghandle translation project berbagai video variety show dan film dokumenter Korea. Tapi karena mengajar adalah passionnya, akhirnya memutuskan untuk bergabung di Namsan Course.

Raisa Anindya (리이사 선생님)
Ssaem Raisa pernah mengikuti Korean Language Programme di Yonsei University dan memang memiliki passion di bahasa. Pengajar Namsan Course yang berambut panjang ini selain bisa berbahasa Korea juga jago berbahasa Inggris. Pengalaman kerjanya pernah menjadi sekretaris di suatu perusahaan membuat beliau terbiasa untuk menerjemahkan dokumen dari bahasa yang satu ke bahasa yang lain. Mau belajar sambil mendengar cerita pengalaman seru Ssaem Raisa selama di Korea? Chingu bisa mengikuti kelas reguler ataupun privat yang dihandle oleh Ssaem Raisa

Risa (리싸 선생님)
Peraih foreigner scholarship by president of Mokwon University ini mempunyai skor TOPIK level 5. Ssaem Risa memang suka belajar bahasa. Selain menguasai bahasa Korea, Ssaem Risa juga pernah tergabung di English Speaking Club, Mokwon University Korea. Pengalamannya menghandle beberapa kelas bahasa Korea baik reguler maupun privat menjadikan beliau mengerti metode pengajaran bahasa Korea dengan baik. Selain itu, Ssaem Risa juga pernah menjadi penterjemah skrip Korean variety programme seperti ‘We Got Married’ dan ‘Real Kids Rainbow’ serta beberapa terjemahan buku berbahasa Korea yang lain.

Asnida Noor Laily (이다 선생님)
Ssaem Ida, biasa dipanggil begitu oleh para siswanya. Lulusan jurusan bahasa Korea Universitas Gajah Mada ini, sudah mulai mengajar bahasa Korea sejak tahun 2016. Kelas privat yang siswanya sendiri maupun kelas reguler yang jumlah siswanya puluhan, pernah dihandlenya. Di masa kuliah dulu, Ssaem Ida aktif di kegiatan kampus dan seminar yang berhubungan dengan apresiasi budaya Korea. Jadi, jika Chingudeul mau belajar bahasa Korea sambil berdiskusi tentang budayanya, bisa banget sama Ssaem Ida.

Imam Lutfi (이맘 선생님)
Pengajar Namsan Course kelahiran tahun 1992 ini pernah mendapatkan Global Korea Scholarship Exchange Student di Silla University. Belajar bahasa adalah passionnya. Terbukti TOPIK (Test of Proficiency in Korean) terakhir yang diikutinya bernilai level 5 (tahapan advance). Selain belajar bahasa, Ssaem Imam juga suka mengajar. Pengalaman mengajar di  Korean company yang ada di Indonesia, seperti Samsung, serta menjadi Korean translator di beberapa perusahan games online Korea membuat Ssaem Imam punya metode mengajar yang mumpuni.

Suci Anggunisa Pertiwi (수치 선생님)
 Lulusan jurusan bahasa dan kebudayaan Universitas Indonesia ini punya pengalaman mengajarkan bahasa Indonesia kepada siswa-siswa Korea di ‘Pasific Asia Society 2012’. Beberapa translation projects juga sempat dihandle oleh peserta AKS Summer Programme for International Students tahun 2014 ini. Walaupun kini tercatat sebagai local staff di bagian konsuler Embassy of The Republic of Korea, Ssaem Suci masih punya waktu untuk mendedikasikan ilmunya sebagai pengajar part time di Namsan Course pada saat weekend. Jadi, bagi Chingudeul yang memilih belajar di jadwal kelas Sabtu dan Minggu ada kemungkinan akan bertemu dan diajar oleh Ssaem Suci.

Sapta Putra (사쁘따 선생님)
 Ssaem Sapta tinggal selama 9 tahun di Korea. Dulu pernah bekerja di perusahaan Korea yang memproduksi mesin industri berat. Pengalaman tinggal dalam waktu yang lumayan lama di Korea membuat kemampuan berbahasa Koreanya tidak diragukan lagi. Guru Namsan Course yang murah senyum dan sabar banget dalam mengajar ini menghandle kelas privat maupun reguler. Suasana kelas yang ia pegang selalu fun.

Desri Yanti Natalia (데스리 선생님)
Memiliki latar belakang pendidikan di bidang pariwisata dan perbankan menuntut pengajar Namsan Course yang satu ini harus bisa menguasai bermacam bahasa. Selain bisa berbahasa Korea dan Inggris tentunya, Ssaem Desri juga bisa berbahasa Jepang. Sejak tahun 2014 Ssaem Desri sudah mengajar kelas reguler dan kelas privat kursus bahasa Korea. Konsep ‘Learn Korean with fun!!’ Namsan Course selalu berlaku pada setiap kelas yang diajarkannya.

Herdina Sekarrani (디나 선생님)
IMG-20141127-WA0001 Biasa dipanggil Ssaem Dina. Di tahun 2012 lalu, Ssaem Dina pernah kuliah di Seoul Institute of Technology & Education Nambu Campus. Ketika kembali ke Indonesia, Ssaem Dina mengajarkan bahasa Korea sesuai dengan passionnya. Pengajar Namsan Course yang satu ini spesialis yang menghandle kelas privat, baik yang siswanya 1 orang maupun semi privat berdua atau bertiga. Belajar bareng Ssaem Dina pasti akan fun.

Riski Viska Ulen
 IMG-20141204-WA0001 Berusia 21 tahun, telah mengajar bahasa Korea selama 1 tahun di Namsan Course, lebih menyukai K-indie dan K-hiphop dibanding Kpop.

    This article was written by namsan

    Menu
    Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
    Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.